fifa arrestLondon, LiputanIslam.com — Berita tentang penangkapan sejumlah pejabat federasi sepakbola dunia FIFA di AS dan Swiss karena dugaan praktik-praktik suap yang massif menjadi kabar utama (HL) media-media besar dunia.

Koran terkemua Inggris The Guardian, misalnya menulis HL berjudul “The Stench of Corruption”, merujuk pada kasus tersebut. Kemudian, Financial Times menulis HL berjudul “Fifa Officials Accused of Rampant, Systemic, Deep-rooted Corruption”. Sedangkan The Independent menulis HL “The Game Changer, Fifa Officials Under Arrest”.

Sementara itu koran terkemuka AS New York Times menulis HL “After Indicting 14, US Vows do End Graft in FIFA”. Sedangkan USA Today menulis HL “FIFA officials arrested on corruption charges”.

Pada hari Rabu kemarin (27/5), polisi Swiss dan AS menangkap sejumlah pejabat dan mantan pejabat FIFA yang diduga terlibat dalam jaringan suap senilai ratusan juta dollar.

Para pejabat AS, hari Rabu mengungkapkan bahwa 9 pejabat dan mantan pejabat FIFA serta 5 orang lain terlibat dalam skema suap senilai $151 juta selama 20 tahun.

Polisi AS juga telah menggerebek kantor di Miami, Florida, AS, menyusul penangkapan 7 orang pelaku lainnya oleh polisi Swiss pada hari yang sama.

Praktik suap itu diorganisir di AS dan uang suap dibayarkan melalui bank-bank AS, kata Kejaksaan Swiss dalam pernyataannya kemarin.

Otoritas Swiss juga tengah menyelidiki dugaan suap dalam penentuan tuan rumah Piala Dunia tahun 2018 dan 2022 yang akan digelar di Rusia dan Qatar.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL