kebun zaitun Palestina (foto:aljazeera)

kebun zaitun Palestina (foto:aljazeera)

Qalqilya, LiputanIslam.com—Para pemukim Israel menghancurkan sekitar 200 pohon zaitun milik petani Palestina di desa Kafr Qaddum , sebelah timur dari Qalqilya, Tepi Barat.

Ghassan Daghlas, pejabat Palestina yang bertanggung jawab memantau kegiatan pemukim ilegal di daerah itu mengatakan, para penghuni 39 permukiman ilegal Israel mencabut pohon-pohon zaitun itu pada hari Minggu lalu (2/3).

Selain itu, mereka juga melancarkan serangan terhadap warga Palestina dan properti mereka serta tempat-tempat suci Islam.

Pada tanggal 1 Januari 2014 lalu al-Tadamun, sebuah LSM pembela  HAM Palestina melaporkan bahwa diperkirakan ada 8.000 pohon, sebagiannya sudah berumur ratusan tahun, telah dirusak dan dihancurkan oleh Israel.

“Para pemukim melakukan serangan, antara lain pencabutan, pembakaran, dan penebangan pohon-pohon zaitun, serta membanjiri kawasan penduduk Palestina dengan air limbah dari pemukiman,” demikian antara lain diungkap dalam laporan itu.

Menurut penduduk desa yang tinggal di selatan kota Nablus, Tepi Barat , pemukim Israel bahkan menggunakan bahan kimia dalam beberapa kasus pembakaran 1.500 pohon di sana pada Juni tahun lalu. Dalam kejadian ini, lebih dari 49 hektar tanah pertanian rakyat Palestina hancur.(dw/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*