jembatan kunciParis, LiputanIslam.com — Pemerintah kota Paris membersihkan jembatan Pont des Arts, salah satu ikon wisata kota itu, dari ribuan kunci gembok yang memberati jembatan itu dan mengancam keamanannya.

Mengkaitkan kunci gembok di pagar jembatan dan membuang kuncinya di Sungai Seine di bawahnya telah menjadi tradisi para turis beberapa tahun terakhir. Para turis percaya, dengan melakukan hal itu mereka akan mendapatkan jodoh yang abadi. Namun akibat beban ribuan kunci, salah satu pagar jembatan roboh tahun lalu.

Seperti dilaporkan BBC News, Senin (1/6), diperkirakan sejuta kunci dengan bobot 45 ton, menggantung di pagar-pagar jembatan dan membutuhkan waktu beberapa hari untuk membersihkannya. Para pekerja mulai melakukan pembersihan hari Senin pagi kemarin.

Dibangun oleh pemerintahan Napoleon I pada tahun 1802-1804, jembatan ini merupakan jembatan besi pertama yang dibangun di kota Paris.

Selanjutnya untuk menghindari tradisi ‘gembok cinta’ itu, pagar besi yang telah berusia seumur jembatan itu diganti dengan panel-panel yang akan dilukis oleh para pelukis jalanan.

Tahun lalu pemerintah mengkampanyekan aksi berfoto selfie untuk menggantikan kebiasaan ‘gembok cinta’, namun gagal.

Selain Paris, pemerintah kota Venice di Italia dan New York, juga dipusingkan dengan kebiasaan ‘gembok cinta’ itu.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL