New York, LiputanIslam.comPresiden AS Donald Trump baru-baru ini memberikan pidato di pertemuan ke-72 Mejelis Umum PBB pada Selasa (19/9/17). Ia menyerang rezim Venezuela yang disebutnya bermasalah karena “mengimplementasikan ideologi sosialisme.”

Trump menghabiskan beberapa menit dalam pidatonya untuk membahas negara Amerika Latin itu. Ia menegaskan bahwa AS akan membantu rakyat Venezuela “memperoleh negara mereka kembali dan mendapatkan demokrasi mereka.”

“Kami menyerukan restorasi demokrasi dan kebebasan politik di Venezuela,” katanya, dengan menambahkan bahwa AS siap menjatuhkan lebih banyak sanksi kepada rezim Presiden Nicolas Maduro jika mereka tetap mempertahankan sistem otoriter kepada rakyat Venezuela.

“Kediktatoran sosialis dari Nicolás Maduro telah menyebabkan penderitaan yang mengerikan kepada rakyat tak bersalah di negara itu,” imbuhnya.

Merespon kecaman tersebut, Nicolas Maduro menyebut serangan Trump itu “agresi dari Hitler baru dalam politik internasional,”

“Tidak ada yang mengancam Venezuela dan tidak ada yang memiliki Venezuela,” kata Maduro dalam pidatonya di Caracas, ibukota Venezuela. (ra/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL