demo pelajar mexicoAcapulco, LiputanIslam.com — Pemimpim utama kelompok gangster Guerreros Unidos yang dianggap sebagai penanggungjawab utama hilangnya 43 pelajar keguruan Mexico di kota Iguala, berhasil ditangkap polisi.

Penangkapan ini diharapkan menjadi pintu terkuaknya misteri hilangnya 43 pelajar tersebut menyusul tewasnya pemimpin kelompok yang sama minggu ini dalam tembak-menembak dengan polisi, yang tidak bisa memberikan keterangan apapun kepada polisi tentang tragesi tersebut.

Sebagaimana laporan BBC News, Sabtu (18/10), Sidronio Casarrubias Salgado adalah pemimpin utama kelompok Guerreros Unidos yang berhasil ditangkap polisi. Polisi menduga ia adalah penanggungjawab utama aksi penculikan para pelajar di Iguala tanggal 26 September lalu. Namun tidak ada keterangan lebih rinci tentang penangkapan tersebut.

Sebelumnya pada hari Selasa (14/10) petang, polisi menembak mati pemimpin Guerreros Unidos yang lain, Benjamin Mondragón, karena melawan saat hendak ditangkap. Beberapa sumber menyebut Benjamin bunuh diri untuk menghindari penangkapan. (Berita selengkapnya di sini).

Jaksa Agung Mexico Jesus Murillo Karam menyebut penangkapan ini akan “membuka jalan baru penyelidikan” atas apa yang sebenarnya terjadi dengan para pelajar itu.

Sebagaimana telah dilaporkan LI, sebanyak 43 pelajar sekolah keguruan di Iguala, Mexico, ditangkap polisi dan dibawa ke suatu tempat yang tidak diketahui pada tanggal 26 September lalu, usai melakukan demonstrasi memprotes perlakuan tidak adil terhadap para guru.

Aparat penegak hukum telah menangkap 36 polisi dan 27 anggota kelompok gangster Guerreros Unidos yang diduga terlibat dalam penculikan itu. Sementara itu Walikota Iguala, Jose Luis Abarca, bersama istri dan kepala kepolisian setempat kini menjadi buronan.

Pada hari Jumat (17/10) ribuan demonstran berkumpul di kota wisata Acapulco, di negara bagian Guerrero, menuntut dikembalikannya para pelajar yang hilang itu.

“Mereka membawanya hidup-hidup, kami ingin mereka kembali (dalam keadaan) hidup,” teriak mereka.

Demonstran juga menuntut gubernur Guerrero, Angel Aguirre, untuk mundur dari jabatannya sebagai tanggungjawab atas tragedi itu.

Pada hari Senin (13/10), demonstran membakar kantor gubernur dan parlemen Guerrero.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL