cy leungHongkong, LiputanIslam.com — Kepala Eksekutif Hongkong, Leung Chun-ying (CY Leung), mengatakan bahwa aksi-aksi demonstrasi “tidak memiliki peluang” untuk mengubah peraturan tentang pemilu Hongkong.

“Saya percaya bahwa peluang (perubahan undang-undang pemilu Hongkong) hampir tidak ada,” kata Leung dalam wawancara dengan televisi lokal, Minggu (12/10), sebagaimana laporan RIA Novosti.

Para demonstran memprotes keputusan pemerintah Cina tentang pemilu Hongkong yang akan digelar tahu 2017 mendatang, yang mengharuskan para kandidat kepala eksekutif Hongkong lolos “screening” yang dilakukan oleh Badan Pemilu yang dibentuk pemerintah Cina. Pada demonstran menuntut pemilu langsung yang sama sekali lepas dari keterkaitan Cina.

Namun, meski mendapat 2 kali pertanyaan tentang solusi terbaik bagi krisis di Hongkong, Leung menahan diri untuk tidak menyampaikan jawaban yang spesifik.

“Kami percaya pada segala bentuk persuasi, cara kami menyelesaikan masalah ini pada akhirnya adalah selalu diperbaharui,” katanya.

“Kami tentu tidak menginginkan harus membersihkan tempat demonstrasi, namun jika suatu saat tempat itu harus dibersihkan, saya percaya polisi akan menggunakan cara-cara profesional dengan kekuatan yang minimal,” tambahnya.

Tentang tuntutan agar dirinya mundur, Leung menegaskan bahwa dirinya tidak akan mundur. Ia menyebut dialog yang konstruktif tidak akan berhasil selama para demonstran tidak menghentikan tindakan-tindakan provokasinya.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL