pegida leaderBerlin, LiputanIslam.com — Pemimpin Pegida atau gerakan anti-Islam Jerman, mundur dari kedudukannya setelah mengeluarkan kata-kata tidak pantas dan fotonya berdandan ala Hitler muncul ke publik.

Lutz Bachmann menyatakan permohonan ma’af melalui akun “Facebook” setelah menyebut para pengungsi dan imigran sebagai “binatang” dan “bajingan”. Namun ia tidak menyinggung tentang fotonya tersebut. Demikian BBC News melaporkan, Kamis (22/1).

Sementara itu polisi dikerahkan di kota Leipzig untuk mengantisipasi bentrokan antara demonstran pendukung dan penentang Pegida. Para pendukung Pegida berteriak “Kami adalah rakyat!”, sementara penentangnya berteriak “Pergi dari sini!”.

“Ya, saya mundur dari kepemimpinan (Pegida),” kata Bachmann kepada situs media Jerman Bild.

Jubir Pegida Kathrin Oertel menyebutkan bahwa komentar Bachmann tentang pengungsi adalah “terlalu jauh”. Sementara tentang foto Hitler tersebut ia menyebutnya sebagai “lelucon” yang boleh dilakukan oleh semua orang.

Namun pemerintah Jerman mengecam foto tersebut. Wakil Kanselir Jerman Sigmar Gabriel mengatakan kepadsa Bild: “Semua politisi yang berpose seperti Hitler adalah idiot atau memang pendukung Nazi. Orang yang rasional tidak akan mengikuti idiot dan orang-orang terhormat tidak akan mengikuti Nazi!”

Polisi sebelumnya telah melarang aksi demonstrasi Pegida di Dresden pada hari Senin setelah munculnya desas-desus tentang rencana pembunuhan terhadap pemimpin gerakan itu. Demikian sebut BBC.

Pegida didirikan oleh Lutz Bachmann di Dresden pada bulan Oktober 2014 lalu. Pegida sendiri adalah akronim dari “Patriotische Europaer gegen die Islamisierung des Abendlandes” atau Patriot-Patriot Eropa melawan Islamisasi Barat.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*