thailand protestBangkok, liputanislam.com — Krisis politik di Thailand semakin membahayakan saja setelah seorang pimpinan demonstran anti-pemerintah tewas ditembak pada hari Minggu (27/1). Korban ditembak saat tengah berpidato di hadapan massa demonstran di ibukota Bangkok. Sementara kerusuhan di pinggiran Bangkok pada hari yang sama mengakibatkan 9 orang luka-luka.

Aparat keamanan Thailand mengidentifikasi korban yang tertembak tersebut bernama Suthin Taratin. Juru bicara demonstran Eakanat Phrompan menuntut pemerintah untuk menyelidiki insiden berdarah tersebut.

“PM Yingluck Shinawatra harus bertanggungjawab dan menjelaskan insiden ini atau rakyat di seluruh negeri akan turun ke jalan,” kata Phrompan kepada media-media lokal.

Kerusuhan terjadi setelah para demonstran mengepung 20 tempat pemungutan suara sejak hari Minggu dini hari. Mereka mencoba mencegah orang-orang melakukan pendaftaran pemilu yang akan digelar pemerintah pada tgl 2 Februari mendatang. Para demonstran menuntut Yingluck Shinawatra mundur dari jabatannya dan menolak penyelenggaraan pemilu yang diharapkan pemerintah bisa mengendorkan tekanan oposisi.

PM Yingluck telah mendapatkan tekanan serius dari para demonstran untuk mundur 3 bulan terakhir, setelah ia mengajukan rancangan undang-undang amnesti yang dikhawatirkan bisa menjadi dasar kembalinya mantan PM Thaksin Shinawatra ke Thailand. Meski rancangan undang-undang tersebut ditolak parlemen, namun kemarahan publik sudah terlanjur terjadi. Thaksin, yang tidak lain adalah kakak kandung Yingluck, kini berada di pengasingan setelah dituduh terlibat korupsi dan telah dijatuhi hukuman oleh pengadilan.

Para demonstran menganggap pemilu yang dipercepat saja tidak cukup untuk memperbaiki negara. Mereka menuntut adanya reformasi politik secara total. Untuk itu pemerintahan Yingluck harus diganti dengan dewan rakyat.

Setidaknya 10 orang telah tewas selama aksi demonstrasi terjadi. Baik demonstran maupun pemerintah saling menuduh sebagai pelaku kekerasan.(ca/press tv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL