London, LiputanIslam.com–Hasil final dari pemilu Inggris memperlihatkan Partai Konservatif pendukung Perdana Menteri Inggris saat ini, Theresa May, gagal meraup suara mayoritas di parlemen.

Berdasarkan data hasil pemilihan yang keluar pada Jumat (9/6/17), Partai Konservatif hanya memenangi 318 dari 650 kursi. Jumlah ini berkurang dari 330 kursi yang berhasil diraup sebelum kepemimpinan May. Sementara Partai Buruh pendukung Jeremy Corbyn meraih 261 kursi.

Pemilu ini juga menempatkan Partai Nasional Skotlandia (SNP) dengan 35 kursi, Demokrat Liberal dengan 12, dan Democratic Unionist Party (DUP) dengan 10 kursi.  Sementara Partai Independen Inggris pro-Brexit (UKIP) gagal meraih satu pun kursi.

Karena kedua partai rival gagal meraih 326 kursi yang diharuskan untuk memenangi mayoritas, publik berspekulasi bahwa May mungkin akan mencari dukungan dari DUP.

Corbyn, yang meminta May mengundurkan diri setelah hasil ini keluar, mengatakan bahwa rakyat Inggris sudah tak ingin lagi melihat ketegangan politik dan pemotongan belanja publik oleh pemerintah. Dia juga menyampaikan kesediaannya untuk memimpin negara jika May turun jabatan.

“Argumen Partai Konservatif di pemilu ini telah kalah, dan kita harus berubah,” ujar pemimpin partai sayap kiri itu.

“Kekuasaan yang dia [May] dapatkan kalah kursi, kalah suara, kalah mendapat dukungan dan kepercayaan. Saya pikir ini semua sudah cukup.” tegasnya. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL