buron koreaSeoul, LiputanIslam.com — Pemilik sebenarnya kapal feri Sewol yang tenggelam dan menewaskan ratusan penumpangnya bulan April lalu, kini menjadi buronan nomor satu aparat penegak hukum Korea Selatan setelah berhasil menghindari penangkapan selama beberapa minggu.

Melalui penyelidikan yang mendalam, polisi akhirnya menetapkan Yoo Byung Eun, milyarder berusia 73 tahun, serta 2 putranya sebagai pengendali utama perusahaan feri yang mengoperasikan Sewol, meski pada akhir April lalu pengacara Yoo membantah keterlibatan dirinya dengan Chonghaejin Marine Company, operator feri Sewol.

Pengadilan Korea telah mengeluarkan surat penahanan terhadap Yoo untuk dimintai pertanggungjawabannya atas musibah tersebut, namun ia melarikan diri.

Jaksa wilayah distrik Incheon hari Selasa (27/5) mengeluarkan pernyataan, “Orang-orang yang paling bertanggungjawab atas insiden ini adalah para pejabat Cheonghaejin … Kami kini tengah menyelidiki Yoo Byung Eun, yang berada di puncak dari kasus ini.”

Yoo menolak panggilan penyidik dan bersembunyi. Polisi pun harus menerima kritikan tajam karena tidak langsung melakukan penangkapan hingga memberi peluang kepada Yoo untuk melarikan diri.

Yoo telah dikenal dengan julukan “milyarder tanpa wajah” karena jarangnya muncul ke publik. Keberadaan 4 putranya juga tidak diketahui. Namun seorang putrinya dikabarkan telah ditangkap oleh polisi Perancis dan tengah menunggu proses ekstradisi.

Presiden Korsel Park Geun-hye pun telah mengecam peran keluarga Yoo atas musibah Sewol.

“Keluarga Yoo Byung Eun, yang merupakan dasar dari tragedi ini, telah melecehkan hukum dan mengundang kemarahan publik dengan menghindarkan diri dari publik untuk menyatakan kebenaran dan meminta ma’af,” kata Park, hari Selasa (27/5).

“Tindakan keluarga Yoo merupakan tantangan bagi masyarakat kita dan kejahatan yang tidak boleh dilindungi,” tambah Park.

Pemerintah telah mengumumkan hadiah bagi pemberi informasi keberadaan keluarga Yoo senilai $500.000 untuk Yoo dan $100.000 untuk putra tertua Yoo. Media-media Korea merilis foto Yoo dan beberapa kemungkinan perubahan wajahnya.

Tokoh Religius yang Kontroversial

Yoo merupakan figur penting dalam sekte agama Kristen Gu Won Pa (kelompok keselamatan), atau dikenal juga dengan nama Evangelical Baptist Church. Beberapa anggota kelompok ini melakukan demonstrasi menentang penetapan Yoo sebagai tersangka dan menyebutnya sebagai “penindasan keyakinan”.

Penyidik juga telah melakukan penyidikan terhadap kemungkinan keterlibatan kelompok ini dalam kejahatan Yoo.

“Kami juga telah bekerjasama dengan kepolisian yang menyelidiki bangunan-bangunan dan tanah-tanah milik kelompok Gu Won Pa,” kata seorang jaksa.

“Kami juga tidak mengingkari kemungkinan Yoo telah keluar negeri, dan karenanya kami kini mengumpulkan data-data inteligen di pelabuhan-pelabuhan.

Yoo telah sering terlibat masalah hukum. Ia bahkan pernah dipenjara selama 4 tahun pada tahun 1990-an karena kejahatan bisnis. Pada tahun 1987 ia diselidiki atas terbunuhnya 30 anggota sekte agama di sebuah pabrik di luar kota Seoul. Polisi menyimpulkan ke-30 orang itu melakukan bunuh diri massal dan Yoo pun dibebaskan dari sangkaan.

Yoo juga dicurigai sebagai pribadi ganda bersama dengan seorang photografer terkenal bernama Ahae.(CA/BBC)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL