beblawiKairo, LiputanIslam.com — Di tengah masalah ekonomi yang parah dan kemungkinan Jendral Al Sisi bakal memenangkan jabatan presiden dalam pemilihan umum mendatang, pemerintahan bentukan militer yang dipimpin PM Hazem El-Beblawi menyatakan pengunduran diri, hari Senin (24/2).

“Di tengah situasi yang bakal dilalui negara ini, kabinet memutuskan untuk menyampaikan pengunduran diri kepada pejabat presiden Adly Mansour,” demikian pernyataan pengunduran diri Hazem El-Beblawi.

Menteri perumahan Ibrahim Mihlib kemungkinan akan menjadi pejabat perdana menteri pengganti Beblawi.

Pengunduran yang mengejutkan tersebut terjadi di tengah kekacauan akibat aksi-aksi pemogokan yang dilakukan para pekerja akibat krisis ekonomi yang membelit. Beberapa kelompok pekerja yang telah melakukan aksi mogok adalah pekerja transportasi dan pengumpul sampah.

Kabinet dukungan militer disumpah pada tgl 16 Juli 2013 setelah kudeta militer terhadap Presiden Mohammad Morsi tgl 3 Juli 2013 yang diikuti dengan pembatalan konstitusi dan pembubaran parlemen. Militer juga menunjuk Ketua Mahkamah Konstitusi Adly Mahmoud Mansour, sebagai pejabat presiden.

Para analis politik memperkirakan pemimpin kudeta militer Field Marshal Al Sisi akan memenangkan pemilihan presiden mendatang mengingat tidak adanya kandidat lain yang potensial.

Namun sebagai kandidat presiden, Al Sisi diharuskan mengundurkan diri terlebih dahulu dari jabatan publiknya sebagai perwira tinggi militer, menteri pertahanan dan deputi perdana menteri.(ca/press tv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL