Joko-Widodo-Jokowi-pekikan-MerdekaJakarta, LiputanIslam.com–Sikap tegas Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap nelayan asing pencuri ikan, rupanya membuat Pemerintah Taiwan cemas. Taiwan pun menyatakan ingin segera bernegosiasi dengan Indonesia. Negara pecahan China ini berharap pemerintah Indonesia tidak bersikap terlalu keras terhadap kapal Taiwan.

Dilansir dari surat kabar China Post pekan ini, Direktur Deputi Perikanan Taiwan Tsay Tzu mengatakan pihaknya akan mendiskusikan hal ini dengan lembaga perikanan Taiwan. Lobi dengan Indonesia akan dilakukan sesegera mungkin.

“Pemerintah akan berdiskusi dengan lembaga perikanan kami mengenai keputusan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia. Kabarnya mereka akan melarang 40-60 kapal tuna kami beroperasi di perairan mereka,” ujarnya, seperti dikutip merdeka.com (25/11).

Perairan Indonesia sendiri merupakan rute migrasi ikan tuna. Tsay Tzu juga menambahkan apabila kapal Taiwan dilarang beroperasi di wilayah tersebut, mereka akan pindah ke wilayah untuk mencari ikan.

Menurutnya, wajar saja jika pemerintah Indonesia berusaha menjaga wilayah perairan mereka, namun Taiwan sendiri masih berharap agar Indonesia tidak akan menjalankan keputusan itu secara keras. Apalagi dia menjanjikan seluruh kapal yang datang ke perairan Tanah Air punya izin resmi.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meminta TNI menindak tegas para pencuri ikan yang ‘berkeliaran’ di perairan Indonesia. Jokowi menginstruksikan agar kapal-kapal pencuri ikan itu ditenggelamkan untuk memberikan efek jera. (baca: Kapal Indonesia Pernah Dibakar Tentara Asing)

Nggak usah tangkap-tangkap, langsung saja tenggelamkan. Tenggelamkan 10 atau 20 kapal, nanti baru orang mikir,” ujar Jokowi. (fa)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL