militer jepangTokyo, LiputanIslam.com — Kabinet Jepang menyetujui anggaran belanja militer terbesar senilai $41,8 miliar. Hal ini menunjukkan keseriusan Jepang untuk meninggalkan doktrin militer paska Perang Duna II yang pasif, menjadi kekuatan militer yang aktif dan massif.

Keputusan itu diambil pemerintah Jepang pada hari ini (24/12) dan akan mulai berlaku sejak bulan April mendatang. Demikian seperti dilaporkan Press TV.

Namun sebelumnya keputusan ini masih harus disetujui terlebih dahulu oleh parlemen. Angka tersebut lebih tinggi 1,5% dibandingkan anggaran militer saat ini.

Di antara peralatan militer baru yang akan dibeli Jepang dengan anggaran baru itu adalah pesawat siluman buatan AS F-35 serta drone-drone mutakhir.

Pada bulan September lalu pemerintah Jepang mengajukan undang-udang baru yang memungkinkan militer Jepang untuk melakukan aksi militer di luar wilayah Jepang, meninggalkan doktrin lama yang melarang hal itu sejak Perang Dunia II 70 tahun lalu.

Jepang juga telah merevisi pakta kerjasama militer dengan AS dimana keduanya sepakat untuk meningkatkan kerjasama.

Jepang terlibat ketegangan dengan Cina dalam beberapa tahun terakhir terkait status wilayah kepulauan di Laut Cina Timur yang diklaim kedua negara, yaitu kepulauan Senkaku dalam versi Jepang atau kepulauan Diaoyu dalam in versi Cina. Ketegangan ini muncul setelah Jepang menasionalisasi sebagian wilayah kaya sumber dalam itu pada tahun 2012.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL