mumbai attackNew Delhi, LiputanIslam.com — Pemerintah India memanggil utusan Pakistan di India untuk menyampaikan protes atas pembatalan penahanan tersangka kasus Serangan Mumbai tahun 2008.

Sebagaimana dilansir media Iran Press TV, Selasa (30/12), seorang pejabat Kemenlu India menyebutkan bahwa pemerintah India menyampaikan surat berisi pernyataan protes atas keputusan pengadilan Pakistan untuk membatalkan penahanan tersangka Serangan Mumbai.

Sebelumnya pada hari Senin (29/12), Pengadilan Tinggi Islamabad, Pakistan, membatalkan perintah penahanan terhadap Zaki-ur-Rehman Lakhvi yang disebut sebagai dalang peristiwa serangan yang menewaskan 166 orang itu. Lakhvi mendapatkan penundaan penahanan dengan jaminan pada bulan Desember 2013, namun dibatalkan setelah mendapatkan protes keras dari India. Sebaliknya, hal itu mendapat protes keras pengacara Lakhvi sehingga pengadilan akhirnya memutuskan untuk membebaskan Lakhvi dengan uang jaminan.

Lakhvi sendiri telah berada di penahanan dengan penjagaan ekstra ketat sejak tahun 2008 dan kini tengah menunggu proses administrasi sebelum dibebaskan dari penahanan. Namun hal ini bisa berubah seketika jika pemerintah menanggapi serius protes dari pemerintah India, dan memerintahkan penahanan tetap dilakukan.

Serangan Mumbai tahun 2008 berlangsung selama 2 hari lebih dan diduga dilakukan kelompok militan asal Pakistan, Lashkar-e-Taiba. Pakistan mengakui sebagian rencana serangan itu dibuat di Pakistan, namun membantah keterlibatan aparat pemerintah Pakistan.

Sebanyak 7 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini di Pakistan, namun proses pengadilannya dianggap berjalan lambat dan memicu ketegangan hubungan dengan India.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL