al jazeera2New Delhi, LiputanIslam.com — Pemerintah India memblokir siaran televisi Al Jazeera selama 5 hari karena tuduhan memberikan laporan yang keliru atas masalah Kashmir.

Seperti dilaporkan BBC News, Rabu (22/4), saluran Al Jazeera di India kini hanya memperlihatkan tulisan “Seperti diinstruksikan oleh Kementrian Informasi dan Siaran Televisi, saluran ini tidak tersedia.”

Mengutip keterangan seorang pejabat Kementrian Informasi India, Rabu (22/4), BBC menyebutkan pemblokiran itu dilakukan sebagai sanksi atas laporan yang keliru tentang Kashmir, yaitu penayangan berulang-ulang gambar peta wilayah Kashmir yang disebutkan sebagai wilayah Pakistan dan Cina.

Kepala Biro Al Jazeera India Anmol Saxena mengatakan pihaknya telah mengirimkan wakilnya ke Kementrian Informasi untuk menyelesaikan masalah itu dan berharap pemblokiran itu bisa dicabut secepatnya.

Para pejabat India menuduh Al Jazeera telah berkali-kali melanggar aturan siaran tahun 2013 dan 2014 tentang peta wilayah Kashmir dengan tidak memasukkan wilayah Lakshadweep dan Kepulauan Andaman sebagai wilayah India.

Pemerintah India menerapkan peraturan yang tegas tentang penayangan gambar peta wilayah Kashmir, wilayah yang menjadi sumber konflik dengan Pakistan selama lebih dari 67 tahun. Kashmir adalah wilayah yang mayoritas penduduknya Muslim, namun secara administratif 2/3 wilayah ini berada di wilayah India.

Ribuan orang telah tewas dalam berbagai aksi kerusuhan menuntut kemerdekaan Kashmir dari India selama 2 dekade terakhir.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL