Beijing, LiputanIslam.com — Para pejabat Cina membatalkan konser perdana group rock ternama asal Amerika Bon Jovi. Belum ada alasan yang diberikan atas pembatalan itu, namun spekulasi beredar hal ini disebabkan karena Bon Jovi pernah menggunakan gambar Dalai Lama sebagai layar panggung dalam sebuah konser 5 tahun lalu. Demikian seperti dilaporkan BBC News, Selasa (8/9).

Cina sebelumnya telah melarang sejumlah artis dan penyanyi hingga politisi dan akademisi barat untuk tampil karena alasan politik, di antaranya Bjork dan Maroon 5.

Maroon 5 yang seharusnya tampil bulan ini sebelum Bon Jovi dilarang tampil setelah seorang anggotanya diketahui mengucapkan selamat ulang tahun kepada Dalai Lama melalui Tweeter bulan Juli lalu.

Rencananya Bon Jovi akan tampil di Shanghai dan Beijing minggu depan.

The Financial Times melaporkan Kementrian Kebudayaan Cina mengetahui bila Bon Jovi dalam sebuah konser di Taiwan tahun 2010 menggunakan gambar Dalai Lama. Jon Bon Jovi yang menjadi ‘leader’ band tersebut juga diketahui pernah berkomunikasi dengan Dalai Lama melalui Tweeter.

Pihak organiser konser, AEG, dikabarkan telah berusaha untuk membujuk para pejabat Cina, namun mengatakan peluangnya tipis bagi Bon Jovi untuk tampil.

Penyanyi Bjork telah dilarang tampil di Cina seumur hidup setelah dalam konser di Shanghai tahun 2008 meneriakkan kata “Tibet, Tibet”.

Group rock Linkin Park juga dilarang tampil tahun 2011 setelah mereka menghadiri sebuah konperensi di Los Angeles dimana mereka berfoto bersama Dalai Lama. Tidak hanya itu, PM Inggris David Cameron juga mendapatkan kecaman keras dari para pejabat Cina setelah ia bertemu dengan pemimpin spiritul Tibet dalam pelarian itu tahun 2012.

Para pejabat Cina menjuluki Dalai Lama sebagai ‘pemecah belah’ dan ‘rubah berjubah pendeta’.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL