oposisi bangladeshChittagong, LiputanIslam.com — Regim Perdana Menteri Sheikh Hasina telah menangkap lebih dari 7.000 aktifis oposisi sejak terjadinya aksi protes besar-besaran kelompok oposisi 2 minggu lalu. Demikian keterangan beberapa pejabat Bangladesh sebagaimana dilansir BBC News, Kamis (22/1) petang.

Akibat aksi-aksi kekerasan yang terjadi, setidaknya 29 orang tewas. Pemerintah menuduh para aktifis oposisis telah melakukan serangan-serangan bom dan memblokade jalan-jalan.

Pemimpin oposisi Khaleda Zia called menyerukan pendukungnya untuk turun ke jalanan untuk memperingati pemilihan umum tahun lalu yang dimenangkan lawannya, Sheikh Hasina.

Menteri Industri Amir Hossain Amu mengatakan 7.015 aktifis dan pemimpin oposisi telah ditangkap. Ia juga menawarkan hadiah 100.000 taka atau setara Rp 15 juta kepada siapa saja yang bisa memberikan informasi penangkapan tokoh-tokoh oposisi.

Pemerintah juga tengah mempertimbangkan untuk menerapkan langkah tembak di tempat terhadap pelaku kerusuhan.

Sebagian besar korban yang tewas adalah pengendara dan penumpang kendaraan bermotor yang terkena ledakan bom, namun tidak diketahui pelakunya.

Pemerintah telah memerintahkan penahanan rumah terhadap Khalida Zia, namun kemudian dilepaskan.

Khalida Zia dan Sheikh Hasina telah terlibat persaingan sengit merebut kekuasaan dalam 20 tahun terakhir, namun Hasina kini berada di posisi yang lebih kuat setelah kemenangannya dalam pemilu tahun lalu.

Sheikh Hasina adalah putri dari putri dari presiden pertama Bangladesh Sheikh Mujibur Rahman sedangkan    Khaleda Zia adalah istri dari Presiden Ziaur Rahman yang tewas terbunuh tahun 1981.

Sheikh Hasina telah tiga periode menduduki jabatan perdana menteri sejak tahun 1996, sementara Khaleda Zia juga telah menjabat sebagai perdana menteri antara tahun 1991 dan 2006.

Pendukung Hasina menuduh Sheikh Mujibur dibunuh oleh Ziaur Rahman, sementara pendukung Zia menuduh lawannya telah mengabaikan peran Ziaur Rahman dalam perjuangan kemerdekaan Bangladesh.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*