Washington, LiputanIslam.com—Pemerintah AS berencana menggelar pertemuan Kongres untuk membicarakan kebijakan terhadap Korea Utara di tengah ketegangan antara kedua negara.

Seluruh 100 anggota Senat bersama Sekjen Rex Tillerson, Menteri Pertahanan James Mattis, Direktir Badan Intelijen Nasional Dan Coats dan General Joseph Dunford—ketua Joint Chiefs of Staff,  akan menghadiri pertemuan ini.

Para pejabat ini yang biasanya menggelar pertemuan terkait isu keamanan nasional di gedung Capitol, kini akan berkumpul di Gedung Putih.

“Saya harap [pertemuan] ini akan bermanfaat. Kami akan membicarakan hal-hal yang belum jelas, dan kami akan mendapat informasi lebih baik. Kita lihat saja nanti,” kata Senator Chris Coons, anggota Partai Demokrat di Senate Foreign Relations Committee.

Anggota dewan, termasuk beberapa dari Partai Republik, sebelumnya mengadukan kurangnya komunikasi antara Gedung Putih dan Kongres sejak  Trump menjabat sebagai presiden. Mereka menilai, pemerintah Trump bergerak lambat dalam mengisi jabatan-jabatan utama di pemerintahan.

Pertemuan ini akan digelar sehari setelah Korut merayakan tahun kelahiran militer mereka yang ke-85th. Pyongyang sebelumnya mengadakan ujicoba nuklir dan rudal untuk merayakan hari besar itu, namun tahun ini mereka hanya akan melakukan latihan tembak.

Juru Bicara Gedung Putih, Sean Spicer, mengatakan kepada wartawan  bahwa Jenderal Dunford akan membicarakan sejumlah aksi militer dalam pertemuan. Pejabat AS lain juga akan berdiskusi dengan dewan pemerintah terkait sikap AS terhadap Korea Utara. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL