Museum_Nusantara-edtMojokerto, LiputanIslam.com — Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kacung Maridjan memastikan Museum Islam Nusantara akan dibangun tahun ini di dekat Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Lokasi museum berada di sebelah barat kompleks makam pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asy’ari dan bekas Presiden RI keempat KH Abdurahman Wahid.

“Mudah-mudahan Juni nanti sudah dilakukan peletakan batu pertama. Lokasinya di Tebuireng,” kata Kacung saat sosialisasi surat keputusan penetapan Trowulan di Museum Majapahit, Trowulan, Mojokerto, Senin (5/5).

Pemerintah pusat, menurut Kacung, masih menunggu tuntasnya pembebasan lahan yang ditugaskan kepada Pemerintah Kabupaten Jombang. “Saya tadi sudah komunikasi dengan perwakilan Pemkab Jombang dan saya harap segera selesai dan bisa mulai dibangun,” katanya. Kacung ingin Museum Islam Nusantara itu menambah destinasi wisata di Jombang maupun Mojokerto.

Kacung berharap pembangunan museum ini bisa terintegrasi dengan wisata religi makam Gus Dur dan pengembangan situs Trowulan serta situs Penanggungan di Mojokerto.

“Kalau semua interkoneksi dan terintegrasi, maka akan sangat luar biasa,” katanya.

Sebelumnya, pengasuh Ponpes Tebuireng KH Salahudin Wahid atau Gus Solah juga pernah menyampaikan rencana pembangunan museum yang sebelumnya disebut Museum Hasyim Asy’ari. “Memang kami yang usul dan ternyata direspon baik oleh Presiden,” katanya beberapa waktu lalu.

Gus Solah mengatakan museum tersebut akan menggambarkan bagaimana peran pesantren dalam sejarah bangsa Indonesia. “Peran pesantren sangat besar tapi sering dilupakan,” ujar adik Gus Dur ini.(ca/tempo.co)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL