foxconnJakarta, LiputanIslam.com — Pemerintah DKI Jakarta akan memfasilitasi keinginan PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) selaku pengelola kawasan industri di Marunda, Jakarta Utara, untuk menerima perusahaan raksasa teknologi Thaiwan Foxconn Technology Group. Wali Kota Jakarta Utara Heru Budi Hartono mengatakan, masalah tersebut akan diselesaikan secara bisnis.

“Namanya bisnis, kan enggak sekali dua kali ketemu, selesai,” kata Heru, Selasa (8/4).

“Pasti ada titik temu dalam situasi bisnis itu.”

Menurut dia, KBN menginginkan kerja sama dengan Foxconn dalam bentuk kepemilikan saham. Sebaliknya perusahaan teknologi asal Taiwan itu menolaknya. Heru mengatakan, permintaan KBN dinilai wajar karena lahan di kawasan berikat akan diberikan ke Foxconn.

Berapa persentase saham Foxconn, Heru mengaku belum mengetahuinya. “Tapi maksimal 20 persen sharing,” ujarnya. Yang jelas, lahan yang diinginkan Foxconn tidak bisa gratis. “Ke toilet Monas aja bayar seribu. Ke surga aja suruh beli sajadah buat salat. Ke tembok Cina bayar cuma lihat gitu doang,” kata Heru.

Jokowi: Saya Juga Bisa
Kemungkinan Foxconn tidak bersedia bekerjasama dengan KBN, Heru mengatakan bahwa pemerintah provinsi yang akan bergerak. “Bisa dengan pemda. Yang penting kami di dalam,” katanya.

Keterlibatan pemerintah ikut memiliki saham Foxconn di Indonesia, menurut Heru, agar bisa mengawasi kegiatan perusahaan. “Tujuannya untuk masyarakat juga. Misalnya ada kenaikan upah minimum, bisa bersuara di dalam RUPS.” Artinya pemerintah daerah sebagai liasion officer. “Begitu ada masalah, kami bisa komunikasi dengan Bea Cukai, Pelindo dan kepala daerah.”

Sementara itu Gubernur DKI, hari Kamis (10/4) berkomentar tentang rencana investasi Foxconn ini. Menurut Jokowi, faktor lahan merupakan salah satu penarik Foxconn berinvestasi di Jakarta. “Mereka bandingkan dengan negara lain, diberikan instentif, perizinan cepat. Saya bilang, saya juga bisa begitu.”

Seperti diberitakan sebelumnya, Foxconn telah menandatangani letter of intent dengan Pemerintah DKI Jakarta. Perusahaan yang dipimpin Terry Gou mengaku akan investasi $ 1 miliar atau Rp 12 triliun dalam jangka 3-5 tahun di Jakarta.

Pemerintah DKI menjanjikan kesiapan lahan buat Foxconn di Marunda, Jakarta Utara. Belakangan, KBN yang menguasai lahan itu menyebut tak akan memberikannya cuma-cuma pada Foxconn. (ca/tempo.co)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*