canada porn star sentencedMontreal, LiputanIslam.com — Pembunuh berdarah dingin Kanada yang telah memutilasi korbannya dan mengirimkan potongan-potongan tubuhnya ke beberapa partai politik dan sekolah, akhirnya divonis penjara selama 25 tahun.

Tim juri pengadilan di kota Montreal menolak pembelaan para pengacara Luka Magnotta yang mengklaim kliennya menderita penyakit mental sehingga tidak bisa diadili. Demikian BBC News melaporkan, Selasa (23/12) petang.

Luka, seorang bintang film porno berumur 32 tahun mengakui telah membunuh pasangannya, mahasiswa asal Cina Jun Lin, tahun 2012 lalu, sebelum memutilasi jasadnya dan mengirimkan potongan-potongan tubuhnya ke beberapa kantor partai politik dan sekolah.

Magnotta ditangkap setelah melarikan diri ke Berlin. Sebelumnya ia berada di Paris setelah terbang dari Montreal.

Para penyidik mengatakan bahwa sebuah video yang beredar online yang menunjukkan pembunuhan seseorang, kemungkinan besar adalah pembunuhan yang dilakukan Luka.

Selain dinyatakan bersalah atas pembunuhan, Luka juga dijatuhi hukuman atas 4 pelanggaran lainnya yang terkait dengan pembunuhan itu, termasuk tuduhan melecehkan Perdana Menteri Stephen Harper dan beberapa anggota parlemen atas kiriman potongan tubuh yang dikirim oleh Luka, dan menyebar-luaskan kekerasan.

Pengacara Luka menyebutnya mengalami gangguan mental “schizophrenic” sehingga tidak bisa diadili. Namun juri menolak klaim tersebut. Mereka justru menganggap pembunuhan itu sebagai aksi yang direncanakan dan disengaja.

Jasad Lin yang tanpa kepala dan beberapa bagian tubuh lainnya, ditemukan di belakang blok flat dimana Luka tinggal. Kasus ini sempat menjadi perhatian internasional tahun 2012 lalu.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL