jund al shamBeirut, LiputanIslam.com — Kelompok pemberontak teroris Suriah Jund al-Sham, dikabarkan telah meminta izin Hizbollah untuk diperbolehkan menyelamatkan diri dari medan perang Suriah dan pergi ke Lebanon. Demikian laporan media Lebanon Al Akhbar, hari Rabu (12/3).

“Informasi-informasi otentik menunjukkan bahwa para pemimpin kelompok Jund al-Sham, kelompok terrorist yang terkait al-Qaeda dan aktif di  Lebanon, telah mengirimkan surat kepada para pemimpin suku di Tripoli, Lebanon, untuk meminta ijin para komandan Hizbollah agar memberikan jalan bagi pelarian mereka dari Qale al-Hosn (wilayah di Provinsi Homs, Suriah), dan kembalinya mereka ke Lebanon,” tulis Al Akhbar mengutip sumber yang dekat dengan kelompok-kelompok pemberontak Suriah.

“Para anggota Jund al-Sham di Suriah menyadari betul bahwa kini mereka hanya memiliki 2 kesempatan, menyerah atau mati,” kata sumber tersebut.

“Jadi kita akan melihat beberapa perkembangan menarik di wilayah perbatasan Suriah-Lebanon dalam beberapa hari mendatang,” tambahnya.

Kelompok-kelompok militan di Suriah, termasuk Jund al-Sham, telah banyak terlibat dalam aksi-aksi terorisme di Suriah selama terjadinya konflik di sana. Dalam perkembangan baru, pada bulan Desember 2013, al-Akhbar melaporkan kelompok ini telah merekrut remaja-remaja untuk membantu aksi-aksi terorisme.

Baru-baru ini aparat inteligen militer Lebanon telah menangkap remaja berumur 12 tahun yang dicurigai tindak tanduknya di dekat masjid milik Hizbollah di kawasan Taamir Ain el-Hilweh di Lebanon Selatan. Dari pengakuannya, terungkap seorang pemimpin Jund al-Sham yang tinggal di pemukiman al-Taware’ di Ain el-Hilweh, telah menugaskannya untuk mengamati masjid tersebut sebelum dipasangi bom di dalamnya.

Al Akhbar juga melaporkan bahwa 2 remaja lainnya telah ditangkap dua minggu sebelumnya. Keduanya juga mengakui diperintahkan pejabat Jund al-Sham untuk memata-matai sebuah gedung sasaran serangan terorisme.(ca/al akhbar)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*