penyerahan senjata milfManila, LiputanIslam.com — Para pejuang pemberontak kelompok Moro Islamic Liberation Front (MILF) menyerahkan senjata mereka sebagai bagian dari proses perdamaian yang disepakati dengan pemerintah.

Penyerahan senjata itu berlangsung di Maguindanao, di Pulau Mindanao, Filipina selatan dengan dihadiri oleh Presiden Benigno Aquino yang menyebut hal itu sebagai langkah penting menuju perdamaian.

Sebanyak 75 pucuk senjata api diserahkan oleh kelompok MILF dalam acara itu, demikian seperti dilansir BBC News, Selasa (16/6).

Pada tahun 2012 pemerintah dan MILF sepakat untuk mengakhiri konflik bersenjata dan membentuk kerangka kerja perdamaian. Penyerahan senjata ini adalah bagian dari kesepakatan tersebut dan menjadi langkah pertama yang akan diikuti dengan penyerahan-penyerahan senjata lainnya.

Selain itu sekitar 145 dari perkiraan 10.000 anggota sayap militer MILF, Bangsamoro Islamic Armed Forces, akan dikembalikan ke masyarakat.

Ketua tim negosiator MILF Murad Ebrahim mengatakan kepada Associated Press bahwa penyerahan senjata dan personil tersebut merupakan keputusan yang paling sulit bagi organisasinya.

Dalam kesepakatan tersebut, pemerintah berjanji akan memberikan tunjangan hidup kepada para mantan pejuang MILF itu senilai 25.000 peso, atau sekitar Rp7 juta. Demikian Philippine Star melaporkan.

Presiden Aquino menyebut jumlah senjata yang diserahkan itu sebagai ‘signifikan’.

“Kita tidak berbicara tentang satu, dua atau satu lusin senjata. Ini adalah senjata-senjata berkekuatan besar, modern dan tidak kuno,” katanya.

Langkah ini dianggap akan mengurangi skeptisme publik Filipina atas prospek perdamaian dengan pemberontak MILF, setelah awal tahun ini puluhan polisi khusus tewas dalam pertempuran melawan gerilyawan MILF. Parlemen Filipina menyebut AS berperan besar dalam tragedi tersebut.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL