Tepi Barat, LiputanIslam.com–Israel telah melepaskan Meir Ettinger, seorang pemukim Israel yang berada di balik pembakaran keluarga Palestina di kawasan pendudukan di Tepi Barat.

Ettinger dibebaskan di hari Rabu (1/6) setelah 10 bulan dipenjara tanpa divonis meskipun dia memimpin pasukan teror.

Pemukim ilegal berumur 24 tahun itu dipenjara sejak Agustus 2015 karena memimpin pasukan penyerang Israel yang membakar rumah satu keluarga Palestina dan membunuh tiga anggota keluarga itu. Korbannya adalah bayi berumur 18 bulan dan kedua orangtuanya.

Badan keamanan Israel, Shin Bet, menolak menjelaskan mengapa Ettinger dibebaskan. Menurut mereka, Ettinger pernah dilarang memasuki Tepi Barat selama 10 bulan dan dilarang mengontak aktivis radikal tertentu  selama 6 bulan.

Sementara itu, Jamal Dajani, juru bicara Palestina, mengatakan pembebasan Ettinger akan membuatnya berkeliaran bebas dan membahayakan nyawa orang Palestina.

Kakek Ettinger adalahseorang pelobi Amerika-Israel kontroversial bernama Meir Kahane, yang pernah mendirikan Persatuan Pertahanan Yahudidi New York pada tahun 1968. Dia adalah figur radikal yang menyerukan kekerasan terhadap musuh Israel dan melobi untuk  mengusir orang Arab dari kawasan pendudukan Palestina. Dia pernah menjadi anggota Knesset (parlemen Israel) dan kemudian dipecat. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL