rudyLos Angeles, LiputanIslam.com — Seorang pakar anggur asal Indonesia yang pernah menggegerkan dunia karena tindakannya menipu pelanggan-pelanggannya dengan anggur palsu, akhirnya dijatuhi hukuman penjara 10 tahun.

Sebagaimana dilaporkan BBC News, Jumat (8/8), Rudy Kurniawan (37 tahun) dihukum setelah terbukti melakukan penjualan anggur-anggur mahal senilai $20 juta, atau lebih dari Rp 200 miliar. Tidak hanya itu, ia juga diharuskan membayar denda $20 juta atas kejahatannya serta ganti rugi senilai $28,4 juta kepada para korbannya yang termasuk milyarder William Koch.

Kurniawan adalah orang pertama yang dijatuhi hukuman atas kejahatan seperti ini di AS. Ia diketahui telah mencampur anggur-anggur kuno yang mahal dengan anggur-anggur baru di dapurnya, kemudian menjualnya dengan harga yang jauh lebih mahal.

Dalam praktiknya itu, Kurniawan menggunakan botol-botol lama dan label palsu untuk mengelabuhi pelanggannya, termasuk William Koch.

Aksi kejahatan tersebut berlangsung antara tahun 2004 hingga 2012, demikian keterangan jaksa penuntut. Pada bulan Desember tahun 2012 ia dinyatakan melakukan kejahatan.

Sebagai warga asing, Kurniawan akan dideportasi ke negara asalnya, Indonesia, seusai menjalani hukumannya. Ia telah menjalani hidupnya di penjara selama 2 tahun sejak ditangkap bulan Maret 2012.

Rudy Kurniawan menghabiskan uang hasil kejahatannya untuk membiayai gaya hidup mewahnya dengan mengkoleksi mobil mewah, jet pribadi, mansion dan barang-barang seni. Namun ia tidak ingat lagi berapa banyak botol anggur yang telah ia jual. Sementara sebagian besar korbannya memilih diam karena merasa dipermalukan.

Hanya sebagian kecil korban yang hadir dalam persidangan, termasuk 3 jutawan terkenal Bill Koch, raja real estate Peter Fascitelli dan pemilik jaringan restoran David Doyle.

Sebelum terbongkar, Kurniawan telah dianggap sebagai seorang kolektor dan pakar anggur terbaik di dunia. Pada tahun 2006 sendiri ia dipercaya berhasil menjual 12.000 botol anggur kuno melalui lelang.

Namun polisi menyebutkan telah menemukan label-label palsu dengan sejumlah besar botol anggur yang tidak berlabel di rumahnya.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL