Jakarta,LiputanIslam.com—Untuk menghindari kejadian pemadaman listrik besar daerah Jabodetabek dan sekitarnya kembali terjadi, Pengamat energi Marwan Batubara menyarankan kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN) agar mengembangkan jalur alternatif sistem jaringan.

Pemadaman yang terjadi adalah akibat dari gangguan beberapa kali pada Saluran Udara Tegangan Extra Tinggi (SUTET) 500 kV Ungaran- Pemalang.

“Kejadian pemadaman kemarin, saya kira kecelakaan ya, yang kebetulan terjadi semua bersamaan, namun seharusnya memang bisa dihindari jika punya jalur alternatif transfer listriknya,” kata Marwan seperti yang dilansir Antara, Senin (5/8).

Lebih lanjut ia menjelaskan, kecelakaan yang dimaksud adalah ketika sumber pasokan energi di barat Jawa mengalami kendala, seharusnya memang langsung bisa di back up dari aliran listrik terdekat yaitu di tengah Jawa.

Baca: Listrik Mati Jabodetabek Akibat Gangguan Unggaran-Pemalang 500 kV

Namun, ketika back up tersebut dilakukan ternyata ada permasalahan teknis di jalur interkoneksi tersebut, sehingga aliran listrik tidak dapat dihantarkan secara maksimal.

“Ibarat sudah memiliki jalan tol, tetap ada jalur non-tol yang alternatif kan, sehingga jika jalur tol ada masalah dan lumpuh, bisa dialihkan ke jalur non-tol sebagai alternatif lajurnya, itu persamaan atas sistem jaringannya,” kata Marwan yang juga menjabat sebagai Direktur Indonesia Resources Studies (IRESS).

Kini PLN telah berhasil memulihkan secara bertahap pemadaman listrik dengan mengalirkan tegangan listrik ke Gardu Induk Tegangan Extra Tinggi (GITET) Balaraja dan untuk selanjutnya menuju ke PLTU Suralaya agar dapat beroperasi secara bertahap mencapai kapasitas 2800 MW. (Ay/Antara)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*