jewish-museum-shooting-suspect-mehdi-nemmoucheParis, LiputanIslam.com — Pelaku serangan terhadap museum yahudi di kota Brussels yang menewaskan 4 orang bulan Mei lalu, akhirnya diekstradisi ke Belgia. Ada kemungkinan pelaku bakal diekstradisi lagi ke Israel.

Sebagaimaa dilaporkan BBC, jubir kepolisian Belgia mengatakan kepada kantor berita Perancis AFP bahwa Mehdi Nemmouche (29 tahun), tiba di Brussels hari Selasa (29/7) untuk menjalani pemeriksaan.

Nemmouche yang merupakan warga negara Perancis keturunan Aljazair ditangkap polisi Perancis di Marseille beberapa hari setelah serangan tersebut. Sebelum melakukan serangan, ia telah berada di Suriah selama setahun memerangi pemerintah Suriah bersama kelompok-kelompok militan.

Pengacara Nemmouche mengajukan banding atas keputusan ekstradisi tersebut, berdalih hal itu tidak sesuai janji penegak hukum sebelumnya untuk tidak mengirimkannya ke “negara ketiga”. Namun pengadilan minggu lalu menolak keberatan itu.

Nemmouche merasa khawatir bahwa ekstradisi terhadap dirinya akan membuka jalan bagi ekstradisi selanjutnya ke Israel.

Dari 4 korban serangan yang dilakukan Nemmouche, 2 di antaranya adalah warga negara Israel. Mereka disebut-sebut sebagai agen inteligen Israel yang menyamar sebagai turis.

Saat ditangkap, Nemmouche masih membawa senjata yang digunakannya dalam serangan.

Sebagai sesama anggota Uni Eropa, proses ekstradisi antara kedua negara berjalan relatif mudah.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL