julie hampTokyo, LiputanIslam.com — Kepala Humas Toyota Motor Company asal AS, Julie Hamp, akhirnya mengundurkan diri dari jabatannya karena skandal obat-obatan yang menjeratnya. Ia ditangkap aparat keamanan tanggal 18 Juni lalu setelah diketahui memasukkan obat-obatan secara ilegal ke Jepang.

Dalam pernyataannya, sebagaimana dilansir BBC News, Rabu (1/7), Toyota mengatakan bahwa Hamp telah mengajukan permohonan pengunduran diri dan disetujui perusahaan.

Ketika dilantik sebagai kepala humas Toyota bulan April lalu, Hamp adalah wanita pertama yang menduduki jabatan tersebut. Ia ditangkap setelah mengirim obat penghilang sakit oxycodone secara ilegal melalui pos.

“Bagaimanapun kami berharap untuk belajar dari insiden ini untuk membantu memastikan keamanan lingkungan kerja bagi semua pegawai Toyota di seluruh dunia, pada saat kami berusaha menjadi perusahaan global yang sebenarnya,” kata Toyota dalam pernyataannya.

Hamp (55 tahun) menjadi simbol upaya peningkatan diversitas di perusahaan pembuat mobil terbesar di dunia itu, dan penangkapannya menjadi berita utama media-media Jepang.

Presiden Toyota Akio Toyoda memerlukan melakukan konperensi khusus setelah penangkapan Hamp. Ia pun menyatakan permintaan ma’af kepada publik Jepang mengatakan bahwa Hamp tidak pernah sengaja melakukan tindakan melawan hukum.

Oxycodone adalah produk yang legal baik di Jepang maupun AS. Namun untuk membawanya ke Jepang, diperlukan resep dokter, dan hal itu tidak dilakukan oleh Hamp.

Minggu lalu polisi Jepang menggeledah kantor pusat Toyota di Tokyo, terkait dengan penangkapan Hamp.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL