Niño-VillarrealMexico City, LiputanIslam.com — Seorang pejabat tinggi keamanan negara bagian Tamaulipas di Timur Laut Mexico, tewas ditembak. Demikian pejabat keamanan
Mexico mengatakan, Selasa (4/11).

Seperti dilaporkan BBC News, Jendral (Purn) Ricardo Nino Villarreal ditembak bersama istrinya saat mengendarai kendaraan di negara bagian Nuevo Leon, Sabtu (1/11) lalu. Namun jenasahnya baru ditemukan oleh seorang pejalan kaki sehari kemudian.

Ia adalah salah seorang pejabat keamanan yang dikirimkan oleh pemerintah federal untuk memerangi kejahatan terorganisir di negara bagian itu. Selama bertahun-tahun pemerintah Mexico terlibat perang melawan kelompok-kelompok kejahatan yang mengorganisir perdagangan obat-obatan terlarang.

Pejabat-pejabat lokal mengatakan bahwa Nino Villarreal, ditembak saat berkendaraan di jalan raya yang menghubungkan kota Monterrey dan Nuevo Laredo. Villarreal yang menjadi kepala keamanan wilayah Nuevo Laredo diyakini telah disergap oleh para penyerangnya yang menembakinya dengan lebih dari 100 tembakan.

Tentara mengambil alih keamanan negara bagian Tamaulipas sejak bulan Mei lalu setelah terjadinya perang antar kelompok pengedar narkoba Zetas dan Kartel Gulf. Keduanya terlibat persaingan atas kontrol penyelundupan narkoba ke AS.

Ini bukan pertama kalinya pejabat tinggi keamanan Mexico menjadi korban kekejaman anggota-anggota kelompok kejahatan. Baru pada bulan Mei lalu kepala inteligen negara bagian Tamaulipas, Kolonel Salvador Haro Munoz, ditembak mati bersama 2 pengawalnya.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL