Toby Lanser

Toby Lanzer

Malakal, Liputanislam.com–Gambaran “mencengangkan” ini diungkap pejabat tertinggi PBB untuk urusan kemanusiaan, Mr.Toby Lanzer, ketika mengunjungi rumah sakit Malakal, Kamis(27/2), sehari setelah peristiwa penyerangan dan
penjarahan yang dilakukan militan Sudan Selatan atas rumah sakit tersebut terjadi.

“Minggu lalu tempat ini masih merupakan pusat perawatan kesehatan, sekarang hanyalah ruang kosong, mencekam,” ungkap Mr. Lanzer dalam akun tweeter nya. Mr Lanzer yang mendatangi lokasi kejadian bersama sebuah delegasi PBB, termasuk perwakilan dari WHO ini menambahkan,”tak ada yang tersisa kecuali mayat dimana-mana.”

Kunjungan dalam rangka menilai kondisi para pengungsi korban kekerasan tersebut, juga mendatangi gereja Katolik King yang menampung sementara 800 korban sebelum dipindahkan ke Malakal dibawah UNMISS (Misi PBB untuk Sudan Selatan) yang kini
melindungi sekitar 22.000 warga sipil.

“Tak bisa digambarkan betapa menyedihkannya menyaksikan langsung situasi semacam ini, menyedihkan juga melihat kota yang semula ramai dan hidup kini sunyi bagai kota hantu,” ungkap Mr. Lanzer menggambarkan situasi kota Malakal.

Keprihatinan atas situasi kemanusiaan disampaikan pula oleh Sekretaris Jendral PBB untuk urusan Kemanusiaan dan Koordinator Bantuan Darurat PBB, Valerie Amos, yang mengatakan bahwa walaupun kesepakatan gencatan senjata telah dicapai, hidup jutaan warga sipil dihantui kekurangan makanan, penyakit, dan kekerasan lanjutan yang mungkin terjadi.

“Semua yang bersengketa harus mematuhi kewajiban mereka dibawah hukum kemanusiaan dan HAM Internasional, agar melindungi rakyat sipil, menghormati gencatan senjata dan untuk mengizinkan jalur aman bagi tim penolong,” ungkap Valerie dalam pernyataannya.

“Rakyat Sudan Selatan menginginkan perdamaian dan stabilitas, mereka ingin konflik berakhir. Saya berharap para pejuang akan mengutamakan keselamatan nyawa manusia serta menghentikan kekerasan pada wanita, anak-anak dan semuanya.”(lb/unnewscentre)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL