Yerusalem, LiputanIslam.com—Pejabat senior Palestina, Saeb Erekat, mengecam pertemuan kabinet yang dilakukan oleh pejabat Israel di terowongan di bawah kawasan masjid al-Aqsa. Ia menyebut pertemuan seperti itu sebagai bentuk “provokasi.”

“Kami mengecam provokasi yang dilakukan Israel, dengan menggelar pertemuan mingguan [kabinet] di terowongan di bawah kawasan Masjid al-Aqsa di Yerusalem,” ujar Erekat pada Minggu (28/05/2017).

Pemerintah Tel Aviv melakukan pertemuan tersebut di terowongan Western Wall  untuk merayakan 50 tahun penjajahan Israel di Yerusalem timur.

Dalam sebuah perang di tahun 1967, Israel berhasil menguasai Tepi Barat dan Yerusalem timur, di mana masjid al-Aqsa berdiri. Sejak saat itu, rezim Tel Aviv terus melanjutkan  pembangunan pemukiman illegal mereka di kawasan tersebut.

Erekat menambahkan, dengan “merayakan 50 tahun penjajahan di awal bulan suci Ramadan…, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah memberikan pesan jelas bagi rakyat Palestina bahwa kejahatan sistematis atas hak-hak mereka akan terus berlanjut.”

“Pertemuan hari ini di Yerusalem timur adalah upaya Israel untuk menormalkan penjajahan, penindasan dan kolonisasi di atas tanah rakyat Palestina,” tegasnya. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL