Washington, LiputanIslam.com—Anggota Kongres Muslimah AS, Ilhan Omar,  baru-baru ini menawarkan resolusi untuk melindungi hak memboikot Israel, di tengah berbagai upaya yang dilakukan pajabat AS untuk menentang pemboikotan semacam itu.

Omar, anggota DPR AS dari partai Demokrat, mengusulkan resolusi tersebut pada awal pekan ini dalam rangka melawan UU yang ada yang melarang pemboikotan terhadap Israel.

Menurut isi teks resolusi, warga Amerika berhak untuk menggelar boikot terhadap negara asing secara bebas. Meskipun teks resolusi tidak secara eksplisit menyebut Israel, Omar mengatakan kepada media bahwa itu memang menyangkut Israel.

“Kami mengusulkan resolusi … untuk benar-benar menyuarakan nilai-nilai warga Amerika yang mendukung dan percaya pada kemampuan kami untuk menggunakan hak Amandemen Pertama dalam hal pemboikotan,” tutur Omar kepada Al-Monitor.

Resolusi 496 diusulkan oleh dua anggota Kongres lainnya yaitu Rashida Tlaib dari Michigan dan John Lewis dari Georgia.

Keputusan Omar untuk mengambil tindakan tersebut menunjukkan bahwa ia tidak terintimidasi oleh serangan rasis oleh Presiden Donald Trump kepadanya dan wanita kulit berwarna lain di kursi parlemen. Sang presiden juga pernah menuding Omar anti-Semit dan anti-Israel.

“Ini menegaskan hak semua aktivis dan orang yang memiliki hati nurani untuk mengadvokasi HAM melalui boikot terhadap sistem penindasan,” demikian penilaian Hind Awwad, juru bicara Komite Nasional organisasi pro-Palestina, BDS. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*