kamalTripoli, LiputanIslam.com — Pejabat perwakilan Libya untuk lembaga negara-negara penghasil minyak OPEC, Samir Salem Kamal, akhirnya dibebaskan setelah diculik pada tanggal 15 Januari lalu. Namun baik penculik maupun motif dari penculikan itu masih belum diketahui.

Keluarga Kamal menyebutkan bahwa kondisinya secara medis kini baik-baik saja, namun ia masih terguncang dengan peristiwa penculikannya. Ia diculik di Tripoli pada saat berangkat bekerja.

Kamal adalah pejabat perwakilan pemerintah Libya untuk OPEC yang beranggotakan 12 negara penghasil minyak, sejak 2 tahun terakhir. Ia juga menjabat sebagai menejer senior pelatihan dan perencanaan di Kementrian Perminyakan Libya.

Sejak bulan Agustus 2014 lalu kota Tripoli jatuh ke tangan kelompok-kelompok milisi dan pemerintah serta parlemen memindahkan pemerintahan ke kota Tobruk di timur Libya.

Setelah hilangnya Kamal, keluarganya menghubungi beberapa kelompok milisi untuk menanyakan keberadaannya, namun gagal. Kemudian pada hari Minggu pagi (1/2) mereka menerima telepon gelap yang menyebutkan bahwa Kamal telah dibebaskan dan berada di sebuah jalan raya di Tripoli. Demikian laporan media Libya Al-Wasat” sebagaimana dikutip BBC News, Senin (2/2).

“Ia dalam kondisi baik, sehat, namun masih sedikit terguncang,” kata seorang anggota keluarganya.

“Namun sayangnya orang-orang yang bertanggungjawab atas penculikan ini masih tidak diketahui, begitupun motifnya,” tambahnya.

Menurut putra Kamal, ayahnya telah diborgol dan ditutup kepalanya sehingga tidak bisa mengenali penculiknya.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL