kantor microsoftLos Angeles, LiputanIslam.com — Di tengah-tengah persaingan dagang yang sengit antara AS dengan Cina, khususnya di bidang teknologi informasi (IT), pejabat-pejabat Cina dikabarkan telah mengadakan kunjungan ke beberapa kantor Microsoft.

Sebagaimana dilaporkan BBC News, Selasa (29/7), para pejabat dari kantor administrasi negara untuk industri dan perdagangan Cina, telah mengunjungi beberapa kantor Microsoft, perusahaan IT terbesar di dunia asal AS.

Microsoft, yang tidak tengah berperkara dengan pemerintah Cina, tidak memberikan keterangan tentang latar belakang kunjungan para pejabat Cina itu. Namun para pengamat meyakini hal itu terkait dengan penyelidikan anti-trust terhadap perusahaan itu.

Sebagaimana diketahui tahun ini pemerintah Cina melarang instansi-instansi pemerintah dan pejabatnya menggunakan produk terbaru Microsoft, sistem operasi komputer Windows 8. Setiap kebijakan pemerintah Cina akan berdampak besar bagi Microsoft mengingat Cina adalah pasar sekaligus produsen terbesar bagi produk-produk IT di dunia.

Kunjungan para pejabat Cina hanya berselang beberapa hari setelah otoritas perdagangan Cina mengeluarkan pernyataan bahwa Qualcomm, salah satu produsen chip seluler terbesar di dunia, telah menggunakan kekuatan monopoli dalam menentukan harga bagi produk-produknya.

Perusahaan IT internasional lainnya, Interdigital, kini juga tengah menghadapi penyelidikan otoritas perdagangan Cina.

Setiap sanksi yang ditetapkan pemerintah Cina pada satu perusahaan, secara otomatis membuat perusahaan itu kehilangan peluang bisnisnya di Cina.

Pemerintah Cina telah menunda penyelidikan terhadap Interdigital setelah peruahaan ini setuju untuk merubah kebijakan “penetapan harga” produk-produknya.

Namun sebagian kalangan menuduh Cina telah menggunakan kebijakan anti-trust-nya secara sewenang-wenang untuk melindungi perusahaan-perusahaan IT domestiknya.

“Telah semakin jelas bahwa pemerintah Cina telah menggunakan kebijakan anti-monopoli untuk mempromosikan kepentingan produsen domestik dan untuk meningkatkan kebijakan industri yang menguntungkan perusahaan-perusahaan domestik,” demikian pernyataan Kamar Dagang AS beberapa waktu lalu.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL