Washington, LiputanIslam.com–Member Kongres dari Partai Demokrat, Maxine Waters, mengatakan bahwa Presiden AS Donald Trump adalah seorang nasionalis kulit putih dan anggota organisasi rasis Ku Klux Klan (KKK) karena mengampuni seorang mantan sheriff di Arizona yang dihukum atas kasus rasisme.

Mantan sheriff tersebut, Joseph Arpaio (85) adalah seorang pendukung keras Trump. Ia dikenal karena menindak keras imigran tak terdaftar yang masuk dari Meksiko. Pengampunan presiden datang kurang dari setelah Arpiao dituduh melakukan kejahatan dengan dasar kebencian atas sekelompok ras tertentu.

“Saya tidak terkejut Trump mengampuni orang rasis Arpaio. Nasionalis Kulit Putih, KKK, & Duke merayakan kemenangan Trump karena dia adalah salah satu dari mereka!” tulis  Waters dalam salah tweet-nya pada Sabtu (26/8/17).

“Trump menekan minoritas, mengagungkan nasionalis kulit putih, merendahkan perempuan & setiap hari mencari cara untuk merusak hak warga. Dia tercela,” lanjutnya.

Arpaio, yang menyebut dirinya “Sheriff Terkuat di Amerika,” kalah dalam pemilihan kepala polisi daerah Maricopa County, Arizona, pada November lalu, setelah 24 tahun bekerja.

Arpaio dijatuhkan hukuman pada 31 Juli oleh hakim federal AS, karena melakukan pelanggaran ringan terhadap pengadilan karena menolak mematuhi perintah seorang hakim distrik pada tahun 2011 untuk berhenti menangkap imigran Hispanik tanpa alasan jelas. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL