perkosaan isilNew York, LiputanIslam.com — Sebuah laporan PBB menyebutkan bahwa kelompok-kelompok teroris takfiri seperti ISIS dan Boko Haram menggunakan perkosaan dan pelecehan seksual sebagai taktik perang.

Sekjend PBB Ban Ki-moon dalam laporan yang dirilis hari Senin (13/4) menyebutkan bahwa tahun 2014 terjadi sejumlah besar ‘kasus-kasus perkosaan, perbudakan seks dan perkawinan paksa dilakukan oleh kelompok-kelompok ekstremis sebagai taktik terror,” demikian seperti dilansir Press TV.

Menurut laporan itu, serangan-serangan seksual di Irak, Suriah, dan Nigeria tidak terjadi secara insidental, melainkan terkait secara integral dengan tujuan strategis, idiologi dan pendanaan kelompok-kelompok ekstremis.”

PBB menyebut kelompok-kelompok ISIL dan Boko Haram serta 11 kelompok lain sebagai pelaku aksi-aksi kekerasan seksual.

Boko Haram yang beroperasi di Nigeria, baru-baru ini menyatakan kesetiaan kepada kelompok ISIS yang beroperasi di Suriah, Libya dan Irak.

Studi tersebut diadakan menjelang peringatan setahun penculikan 276 pelajar putri sekolah menengah di Chibok, Nigeria, oleh kelompok Boko Haram. Sejumlah laporan menyebutkan 57 pelajar berhasil menyelamatkan diri, namun 219 lainnya masih berada di tangan Boko Haram yang pernah mengancam akan menjual gadis-gadis itu sebagai budak.

Laporan itu mengecam aksi penculikan itu sebagai ‘salah satu episode yang paling memprihatinkan tahun 2014’ dan aksi-aksi penculikan itu sebagai bagian utama dari modus operandi dan idiologi Boko Haram. Praktik yang sama dilakukan kelompok ISIL di Irak dan Suriah, khususnya terhadap warga minoritas Izadi paska jatuhnya kota Mosul ke kelompok itu pertengahan tahun lalu.

Laporan itu menyebutkan dalam beberapa bulan terakhir lebih dari 1.500 orang telah dipaksa menjadi budak sek di Irak dan sejumlah besar tawanan dari Irak dijual sebagai budak sek di pasar-pasar di wilayah  yang dikuasai ISIL di Suriah.

Laporan itu menyebutkan 19 negara dan 45 kelompok yang terlibat dalam praktik-praktik tersebut.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL