domestic-violenceNew York, LiputanIslam.com — Sekitar 120 juta atau sekitar 10% remaja putri di seluruh dunia yang berusia sampai 20 tahun, pernah mengalami tindakan pelecehan seksual hingga perkosaan. Demikian laporan terbaru yang dikeluarkan UNICEF sebagaimana dilaporkan BBC News, Jumat (5/9).

Lebih jauh laporan itu mengungkapkan bahwa sebanyak 95.000 anak-anak dan remaja di Amerika Latin dan Karibia tewas dibunuh pada tahun 2012 saja.

Dari data yang dikumpulkan dari 190 negara itu juga disebutkan bahwa anak-anak di seluruh dunia mengalami ancaman kekerasan, termasuk bullying.

“Kekerasan melintasi batas-batas usia, geografi, agama, etnis dan status ekonomi,” kata Direktur Eskekutif UNICEF, Anthony Lake .

“Ini juga terjadi di tempat-tempat dimana seharusnya anak-anak merasa aman, di rumah-rumah, sekolah dan di tengah masyarakat,” tambahnya.

Studi itu juga menemukan bahwa 60% anak-anak berusia antara 2 hingga 14 tahun mengalami kekerasan fisik secara rutin oleh orang tua maupun pengasuhnya.

Juga disebutkan bahwa meski kesadaran publik tentang dampak buruk kekerasan terhadadp anak telah mengalami peningkatan, sebagian besar aksi kekerasan itu tidak dilaporkan dan didokumentasikan.

Yang lebih mengkhawatirkan adalah, di beberapa negara, tindakan kekerasan terhadap anak masih dianggap sebagai hal yang wajar, sehingga korban dan keluarganya memilih bungkam.

“Tidak pernah terjadi sebelumnya begitu banyak data statistik dikumpulkan dari banyak negara, dan semuanya memberikan gambaran global atas tindakan kekerasan terhadap anak-anak,” komentar Nick Bryant dari BBC, di markas besar PBB.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL