iran anti drug warTeheran, LiputanIslam.com — PBB memuji upaya Iran untuk memerangi perdagangan narkoba. Perang Iran terhdap perdagangan obat yang berasal di Afghanistan telah menewaskan hampir 3.700 petugas polisi Iran selama 30 tahun terakhir.

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif UNODC (Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan), Yury Fedotov, dalam pertemuan organisasi ini di Vienna, Kamis (13/3). Ia memuji upaya Iran untuk melawan perdagangan narkotika yang dalam waktu 30 tahun terakhir telah merengut nyawa hampir 3.700 petugas polisi Iran.

Iran memiliki perbatasan sepanjang 900 km dengan Afghanistan, produsen opium terbesar di dunia. Pada tahun 2012, Iran berhasil menyita 388 ton opium, yang setara dengan 72% dari semua penyitaan opium yang dilakukan di seluruh di dunia.

Menteri Dalam Negeri Iran Abdolreza Rahmani Fazli, mendesak upaya kolektif dan komprehensif oleh semua negara untuk mencegah transit narkoba dari Afghanistan.

Produksi opium mencapai tingkat tertinggi di Afghanistan pada tahun 2013. Sejak tahun 2001 produksi opium meningkat sebesar 4.400 % di seluruh Afghanistan. Setelah invasi pimpinan AS, Afghanistan menjadi produsen opium terbesar di dunia.(ca/press tv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*