New York, LiputanIslam.com—PBB mengatakan, serangan “sistematis” yang dilakukan militer Myanmar terhadap kelompok Muslim Rohingya ditujukan untuk mengusir kelompok itu secara permanen dari rumah mereka di Rakhine.

Sebuah laporan yang dirilis PBB pada Rabu (11/10/17) menjelaskan kampanye militer Myanmar dalam meneror Rohingya melalui tindak diskriminasi, pembunuhan, sampai pemerkosaan.

“Serangan brutal ke Rohingya di Rakhine dilakukan dengan terorganisir, terkoordinasi dan sistematis, dengan tujuan selain mengusir populasi keluar Myanmar, tapi juga mencegah mereka kembali ke rumah,” catat PBB.

“Dalam kasus tertentu, sebelum dan selama serangan, ada alat pengeras suara yang memberikan peringatan: ‘Kalian tidak berhak tinggal di sini, pergi ke Bangladesh. Jika kalian tidak pergi, kami akan membakar rumah kalian dan membunuh kalian.’

Dalam laporan itu juga disebutkan bahwa para guru, pemimpin budaya dan agama juga telah menjadi target dalam serangan terakhir “dalam upaya menghapus sejarah Rohingya, budaya, dan ilmu pengetahuan mereka,”

“Upaya itu dilakukan secara efektif untuk menghapus tempat-tempat penting di tanah Rohingya dengan cara tertentu sehingga [ketika mereka] kembali ke tanah mereka tidak terlihat apa-apa selain medan yang sepi dan tak dapat dikenali,” lanjut laporan itu. (ra/presstv)

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL