joblessGaza, LiputanIslam.com—Koordinator PBB untuk bantuan kemanusiaan di kawasan Palestina, Robert Piper, menyatakan keprihatinannya atas kondisi hidup yang buruk akibat angka pengangguran tinggi di Gaza. Pernyataan tersebut diberikan dalam kunjungannya ke Universitas Islam Gaza (IUG), Kamis (1/09/16).

“Gaza terus-menerus menghadapi kondisi sulit meskipun masyarakat Palestina punya potensi yang besar,” kata Piper.

Ia melanjutkan, ada banyak orang terpelajar di Gaza, namun para lulusan universitas kesulitan mencari pekerjaan.

“Angka pengangguran tinggi telah menjadi tantangan yang serius,”

Piper meminta komunitas internasional untuk berkontribusi membantu Gaza. Ia juga memuji masyarakat Palestina karena bisa beradaptasi dengan lingkungan sulit di bawah blokade Israel.

Jalur Gaza telah berada dalam blokade sejak Juni 2007. Hal tersebut mengakibatkan penurunan standar hidup serta meningginya angka pengangguran dan kemiskinan. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL