New York, LiputanIslam.com—Sekjen PBB, Antonio Guterres, menyerukan kepada Israel agar berhenti memperburuk situasi di Jalur Gaza.

“Israel harus berlatih menahan diri dari memperburuk situasi,” katanya pada Sabtu (21/7/18).

“Saya sangat khawatir atas kekerasan berbahaya yang meningkat di Gaza dan Israel selatan,” tambahnya.

Selain itu, Guterres juga meminta faksi-faksi Palestina untuk mencegah tindakan ia sebut ‘provokasi’.

“Penting sekali bagi semua pihak agar secepatnya mundur dari jurang konflik lain yang menghancurkan,” tegasnya.

Sekjen asal Portugal kemudian menyerukan kepada semua pihak untuk bekerjasama dengan PBB untuk mencapai solusi damai atas krisis, dan mencegah perparahan “kekacauan kemanusiaan” di Gaza.

Hal ini dia sampaikan tak lama setelah unit artileri militer Israel menargetkan posisi gerakan perlawanan Hamas di Jalur Gaza. Pada, sebelumnya Hamas dan Israel telah setuju untuk mengikuti perjanjian gencatan senjata pasca kekerasan yang terjadi di Jalur Gaza. Hamas mengatakan bahwa kedua pihak setuju untuk mengembalikan perdamaian di kawasan pendudukan.

Dua hari yang lalu pada Jumat (20/7/18), militer Israel menyerang Jalur Gaza dan mengakibatkan 4 warga sipil Palestina terbunuh.

Selama beberapa waktu terakhir, terdapat hampir 120 warga Palestina yang terluka parah akibat serangan udara Israel dan tank militer di seluruh kawasan Gaza.

Menurut data, sejak demo “Great March of Return” pada 30 Maret, sekitar 150 warga Palestina tewas dan 14.811 terluka. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*