boko-HARAM-DIALOGUEAbuja, LiputanIslam.com — PBB pada hari Kamis (22/5) akhirnya menjatuhkan sanksi bagi kelompok teroros Boko Haram, 5 minggu setelah kelompok ini menculik lebih dari 200 pelajar putri di kota Chibok.

Dengan sanksi baru ini, Boko Haram otomatis akan dimasukkan ke dalam daftar organisasi teroris dan mendapatkan empargo senjata dan aset-asetnya di luar negeri dibekukan.

Dubes AS di PBB Samantha Power menyebut langkah tersebut sebagai “langkah penting” untuk mendukung upaya pemberantasan Boko Haram dan membawa pemimpinnya ke meja hukum.

“Hari ini Dewan Keamanan PBB telah melakukan langkah penting untuk mendukung pemerintah Nigeria mengalahkan Boko Haram dan menahan para pemimpinnya yang bertanggungjawab atas aksi-aksi biadab,” kata Samantha Power dalam pernyataan persnya, kemarin (22/5).

Sebelumnya, pada hari Rabu malam (21/5) Boko Haram melakukan serangan mematikan terhadap wilayah pedesaan di timur laut Nigeria, menewaskan 27 warga sipil tak bersenjata.

Penduduk di Chikongudo melaporkan para anggota Boko Haram dengan mengendarai sejumlah mobik dan sepeda motor menembaki para pekerja perkebunan di sebuah desa wilayah mereka, membakari semua rumah yang ada dan mencuri bahan-bahan makanan. .

Pada hari Selasa (20/5) kelompok yang sama bahkan melakukan serangan yang lebih hebat hingga menewaskan 118 (sumber lain menyebut 122) di kota Jos di tengah Nigeria.

Pada hari Rabu (21/5) dubes Nigeria di PBB U Joy Ogwu, mengatakan, “Hal yang terpenting adalah menghancurkan masalahnya, yaitu terorisme.

Menurut laporan BBC dari markas besar PBB di New York, PBB juga akan menyelidiki hubungan antara Boko Haram dengan al-Qaeda.

Dalam laporan PBB tersebut disebutkan bahwa Boko Haram telah mendapatkan pelatihan militer dari Al Qaida, dan kedua kelompok telah bekerjasama dalam konflik di Mali.

Boko Haram, yang telah menewaskan ribuan nyawa sejak dibentuk tahun 2002, mengklaim bertujuan untuk membangun negara Islam di Nigeria.

Pada hari Kamis (22/5) ratusan demonstran di ibukota Abuja menggelar aksi menuntut menuntut pembebasan ratusan pelajar putri yang diculik Boko Haram. Namun saat bergerak menuju istana kepresidenan, mereka dihadang polisi dengan senjata lengkap.

Aksi demonstrasi juga digelar oleh organisasi guru Nigeria untuk menghormati 173 guru yang tewas oleh aksi kekerasan Boko Haram.(ca/bbc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL