Geneva, LiputanIslam.com–Ketua HAM PBB menyampaikan kecurigaan mengenai adanya “tindakan genosida” kepada kelompok Muslim Rohingya di Myanmar sejak Agustus 2017.

Kecurigaan ini disampaikan Zeid Ra’ad al-Hussein di depan Komite HAM PBB pada Rabu (7/3/18).

Ia menilai tindakan penghancuran sejumlah situs di kawasan Rohingya dengan bulldozer memperlihatkan “upaya yang disengaja oleh pemerintah untuk menghancurkan bukti kejahatan internasional, termasuk kemungkinan kejahatan terhadap kemanusiaan,”

“Pengumuman terbaru bahwa tujuh tentara dan tiga polisi akan diadili atas pembunuhan 10 pria Rohingya sangat tidak cukup,” katanya.

Terdapat ratusan ribu warga Muslim Rohingya yang melarikan diri dari tempat tinggal mereka di Myanmar sejak militer negara itu menyerang mereka di akhir tahun 2016 hingga Agustus tahun lalu.

Menurut para saksi, para tentara beserta sekelompok ekstrimis Buddha membunuh dan memperkosa warga Rohingya, dan membakar desa mereka. Sebuah foto satelit yang didapatkan oleh kelompok HAM memperlihatkan seluruh desa Rohingya telah rata oleh bulldozer.

PBB pun telah menyebut peristiwa ini sebagai “pembersihan etnis” dan persekusi terhadap kelompok minoritas. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*