New York, LiputanIslam.com—World Food Programme (WFP) PBB  melaporkan pada Rabu (15/03/2017) bahwa 60% penduduk Yaman, atau 17 juta orang, mengalami “krisis pangan” dan kelaparan akibat serangan terus menerus oleh militer Arab Saudi.

“Jika kita tidak membantu orang-orang ini dalam beberapa bulan ke depan, situasi akan memburuk secara dramatis,” lapor WPF.

WFP juga menjelaskan lebih jauh bahwa penduduk provinsi Ta’izz dan Hudaydah akan ikut mengalami krisis pangan jika tidak menerima bantuan lebih.

Provinsi-provinsi Laut Merah, sebut WPF, “memiliki angka malnutrisi tertinggi di seluruh negeri, yaitu antara 17 persen di kita Ta’izz dan 25 persen di Hudaydah.”

Berdasarkan laporan, provinsi lain yang berada dalam kondisi buruk adalah provinsi Lahij, Abyan, Sa’ada, Hajjah dan Shabwah.

Organisasi kemanusiaan melaporkan bahwa militer Saudi telah membunuh lebih dari 12.000 penduduk Yaman sejak Maret 2015 dan merusak infrastruktur negara.

Pada bulan lalu, ketua kemanusiaan PBB menyebutkan empat negara yang mengalami krisis pangan, dan Yaman dinilai sebagai negara dengan kondisi paling parah diantara semuanya. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL