patung leninKharkiv, LiputanIslam.com — Orang-orang dari kelompok nasionalis merobohkan patung pemimpin komunisme Rusia Lenin di kota Kharkiv, Minggu (2/9) malam. Tindakan tersebut mendapat dukungan penuh dari pemerintah lokal maupun pusat di Kiev.

Aksi tersebut berlangsung setelah pada demonstran nasionalis berdemonstrasi mendukung Ukraina di sekeliling patung itu pada hari Minggu. Gubernur Kharkiv Ihor Baluta, selanjutnya mengeluarkan perintah untuk patung tersebut. Demikian sebagaimana dilaporkan BBC News, Senin (29/9).

Menanggapi kabar tersebut, Mendagri Ukraina Arsen Avakov menulis di akun Facebook miliknya bahwa ia telah memerintahkan polisi untuk menjaga keselamatan warga, bukan patung tersebut

“Lenin? Biarkan ia tumbang… Selama warga tidak terluka. Selama idola komunisme berdarah ini tidak menelan lebih banyak korban,” tulis Avakov.

Namun media-media Ukraina melaporkan polisi telah melakukan penyelidikan atas insiden tersebut dengan persangkaan tindakan “vandalisme”.

Seorang demonstran dikabarkan mengalami luka-luka ketika patung itu dihancurkan.

Tidak ada kabar tentang reaksi warga keturunan Rusia atas insiden ini. Pada bulan Februari lalu, warga keturunan Rusia melakukan demonstrasi menentang penggulingan Presiden Victor Yanukovych dan menjaga patung tersebut dari upaya penghancuran.

Sempat dilanda aksi-aksi demonstrasi menentang pemerintahan baru paska penggulingan Yanukovych, Kharkiv terhindar dari gerakan separatisme berdarah sebagaimana tetangganya, Donetsk dan Luhansk.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL