Washington, LiputanIslam.com--Peneliti dari badan pemantau Airwars, Alex Hopkins, mencatat bahwa koalisi AS telah mencetak rekor dengan menjatuhkan 10.918 bom di Irak dan Suriah selama bulan Maret lalu.

“Sejauh ini, 10.918 bom telah dijatuhkan di Irak dan Suriah. Bulan Januari, Februari dan Maret menjadi bulan dengan rekor jumlah bom tertinggi,” tulis Hopkins.

Airwars juga melaporkan bahwa serangan ini telah membunuh lebih dari 3.400 penduduk sipil yang kebanyakan merupakan orang Suriah.

“Jumlah bom naik 59 persen pada Januari-Maret 2016. Ini menunjukkan bahwa Presiden Donald Trump telah menepati janji kampanyenya dulu untuk ‘mengebom ISIS’,”

Namun, Komando Pusat Angkatan Udara AS melaporkan hal yang berbeda dengan laporan AIrwars. AU AS mengaku hanya meluncurkan 3.878 serangan ke ISIS selama bulan Maret. Jumlah ini 7.000 lebih sedikit dari yang ditemukan Airwars.  (AL/Mintpressnews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL