crocSydney, LiputanIslam.com — Warga di Australia Utara diminta berhati-hati terhadap buaya dan ular beracun setelah topan tropis Nathan menerjang pantai Queensland, Jumat pagi (20/3), dengan membawa angin berkecepatan 140 kilometer per jam dan hujan lebat hingga menumbangkan pohon-pohon dan tiang-tiang listrik.

Hujan lebat mengakibatkan air sungai meluap dan bisa membuat hewan liar keluar dari sarang mereka, demikian laporan Xinhua yang dilansir Antara, Sabtu (21/3), dengan mengutip keterangan pejabat setempat.

Polisi mengatakan memang belum ada laporan mengenai orang yang cedera di kota Cooktown yang diterjang topan. Namun puluhan rumah telah kehilangan pasokan listrik.

Perdana Menteri Queensland Annastacia Palaszczuk mengatakan kepada wartawan, dampak seluruhnya akibat topan tersebut baru bisa diketahui sampai petugas pertolongan memberi laporan.

Hujan lebat dengan total 250 sampai 350 mm diduga masih mengguyur banyak wilayah di Australia Utara sampai Sabtu pagi waktu setempat, dan sebagian wilayah bahkan diguyur hujan sampai 450mm.

Buaya air tawar merupakan binatang predator utama di Australia bagian utara, yang telah membunuh dan melukai sejumlah orang setiap tahunnya.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*