London, LiputanIslam.com—Angka serangan kebencian terhadap Muslim di Inggris mengalami kenaikan 600% dalam seminggu pasca genosida Muslim di Selandia Baru.

Organisasi yang memonitori kejadian Islamophobia di Inggris, Tell MAMA, mengungkapkan bahwa hampir semua kasus kebencian ini terdiri dari “bahasa, simbol, atau aksi” yang terhubung dengan serangan Christchurch.

Kasus seperti orang-orang yang berpura-pura mengarahkan pistol ke perempuan Muslim adalah salah satu contoh korelasi dengan serangan Selandia Baru.

Direktur Tell MAMA, Iman Atta OBE mengatakan, kasus-kasus seperti ini menunjukkan bahwa sejumlah orang memendam kebencian yang kuat dan berkelanjutan terhadap kaum Muslim.

“Warga Muslim di Selandia Baru terbunuh dan warga Muslim Inggris malah menghadapi kemarahan dari para bigot (fanatik). Itu sangat salah,” tuturnya.

Tell MAMA juga mengungkapkan bahwa angka kasus serangan anti-Muslim lebih tinggi jumlahnya dalam tujuh hari terakhir daripada dalam seminggu setelah serangan teroris Manchester pada 2017 silam. (ra/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*