scientistTepi Barat, LiputanIslam.com—Seorang profesor astrofisika Palestina, Imad Barghouti (54), dipenjara hingga tujuh bulan karena dituduh melakukan “penghasutan” lewat komentar anti-Isrel di akun media sosialnya.

Barghouthi yang mengajar di Al-Quds University di Abu Dis ditangkap di sebuah pos pemeriksaan dekat kawasan Nabi Saleh, ketika ia sedang berjalan-jalan ke kampung halamannya, Beit Rima.

Penahanan Barghouti dikecam ribuan ilmuwan dan akademisi di seluruh dunia. Tel Aviv akhirnya menghentikan masa penahanannya hingga tanggal 26 Mei. Namun, bukannya dibebaskan, Barghouthi malah dikirim ke pengadilan militer, di mana ia dituduh melakukan penghasutan dalam akun Facebooknya.

Barghouthi sebelumnya diketahui pernah ditahan pada tahun 2014 dengan tuduhan yang tak jelas.

Hingga kini, lebih dari 7.000 warga Palestina ditahan di 17 penjara Israel. Para tahanan ini melakukan aksi mogok makan dalam rangka memprotes kebijakan “penahanan administratif”, di mana Israel diperbolehkan menahan sampai 6 bulan atau lebih tanpa pengadilan dan tuntutan yang jelas. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL