London, LiputanIslam.com—Penjualan alat-alat militer Inggris kepada Arab Saudi mencapai  £1.1 milyar selama 6 bulan pertama tahun ini. Demikian hasil statistik terbaru yang dikeluarkan oleh Department for International Trade (DIT).

Antara bulan Januari hingga Maret, Inggris mampu menjual senjata senilai £280 juta, sementara antara April dan Maret senilai  £836 juta.

Ekspor senjata besar-besaran ini memicu kecaman dari banyak pihak, karena senjata tersebut dipakai oleh militer Saudi dalam perang Yaman yang sejauh ini telah membunuh lebih dari 12.000 warga sipil dan menghancurkan infrastruktur negara itu.

“[Penjualan] raksasa ini merupakah tindakan memalukan oleh perusahaan senjata dari konflik yang menewaskan ribuan orang sipil dan membuat jutaan orang terkena kelaparan dan penyakit,” kata wakil pemimpin Liberal Democrats, Jo Swinson, seperti dilansir dari The Guardian.

“Inggris tidak bisa memberikan justifkasi untuk terus menjual senjata seharga milyaran pound kepada Arab Saudi ketika mereka masih melanjutkan operasi mereka di Yaman,” tambahnya.

Pemerintah Inggris selalu membela keputusan mereka untuk menjual senjata ke Saudi, yang pada Oktober tahun lalu mengaku telah menjatuhkan dua bom buatan Inggris di Sana’a. Peristiwa itu menewaskan 140 orang dan melukai 600 lainnya.

Selama dua setengah tahun terakhir, Yaman menjadi target agresi militer Saudi dalam upaya mereka memulihkan pemerintahan Abd Rabbuh Mansour Hadi yang bersekutu dengan Riyadh, dan untuk melemahkan milisi  Ansarullah (Houthi). (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL